Yakin Web-mu Mobile Friendly? Ini Dia 8 Tips yang Bisa Kamu Baca

mobile friendly

Kehadiran smartphone dan tablet saat ini telah memberikan dampak yang besar pada perkembangan teknologi mobile, termasuk kemudahan mengakses internet menggunakan perangkat mobile. Seperti kita tahu bahwa pencarian Google saat ini lebih banyak berasal dari perangkat mobile dari pada komputer/laptop.

Google telah berbicara tentang tren ini, dan baru-baru ini Google telah membuat perubahan algoritma pencarian mereka untuk meningkatkan peringkat website yang mobile friendly dalam hasil pencarian dan menghukum situs yang tidak mobile friendly, mereka menyebutnya “Mobilegaddon”. Banyak situs melihat peringkat mereka turun secara signifikan pada mobile setelah perubahan ini, dan banyak orang mulai berebut untuk membuat situs mereka agar mobile friendly.

SEO bukan hanya domain dari Internet marketers. Desain website dan implementasinya memiliki dampak besar pada hasil pencarian.

Sebagai designers dan developer, kita perlu mengambil langkah mundur dan mengevaluasi pekerjaan kita. Jangan hanya membuat situs yang terlihat bagus, tetapi juga harus bisa memenuhi kebutuhan pengunjung. Jangan pernah mengabaikan “mobile-friendly” test untuk desain akhir kita. Masukan hal hal itu ke dalam desain dan pengembangan.

Berikut adalah daftar pertanyaan-pertanyaan yang dapat membantu kita untuk lebih memahami bagaimana membuat website yang mobile friendly.

1. Apakah website dapat ditampilkan dengan baik pada perangkat yang berbeda?

Perangkat mobile terdiri dari berbagai ukuran dan bentuk. Smart devices memiliki beberapa rentang ukuran mulai dari 3″ untuk smartphones hingga 7″ untuk tablets. Pastikan bahwa website mampu ditampilkan di berbagai ukuran perangkat mobile. Kita bisa menggunakan beberapa tools dibawah ini:

  • DesignModo’s Responsive Test
  • Responsive Test by ZooExtension
  • Responsive Design Test by StudioPress

Dulu, website menggunakan URL terpisah untuk menampilkan konten versi mobile dan versi desktop. Mengingat ukuran layar sangat bervariasi, menggunakan desain web responsif mungkin adalah pilihan terbaik saat ini.

1

2. Apakah pengguna mobile dapat menavigasi website dengan baik?

Ruang layar pada perangkat mobile lebih kecil dibandingkan dengan desktop. Touch screen adalah mode utama untuk melakukan input. Memasukkan data ke dalam layar yang kecil dan menjadikannya optimal untuk pengguna adalah hal yang sangat penting.

Buat semudah mungkin ketika pengguna berinteraksi dengan website kita menggunakan smartphone. Misalnya dengan hal-hal sederhana seperti menggunakan ukuran font yang terbaca pada layar kecil, memungkinkan pengguna untuk menghubungi kita hanya dengan satu klik, atau apapun yang dapat meningkatkan pengalaman pengguna.

3. Apakah Call to Action terlihat menonjol?

Tujuan utama dari setiap website adalah untuk meningkatkan keterlibatan pengguna dan pendapatan. Hal ini memerlukan CTA yang jelas dan actionable yang ditempatkan secara strategi pada website. Untuk layar berukuran 3″, posisi CTA yang baik mungkin berada di kanan-atas dari homepage. Periksa setiap posisi CTA, layout, dan tampilan website kita pada perangkat mobile.

2

4. Apakah website memiliki multi-level menu?

Sampai saat ini, memiliki tiga dan bahkan empat level menu adalah hal yang biasa. Ada banyak cara untuk menampilkan menu-menu ini menjadi lebih baik.  Namun, tidak semua orang memahami pentingnya memiliki website yang sederhana, bersih, dan navigasi yang rapi. Pada perangkat mobile, ini semua bukan pilihan, tapi suatu keharusan.

Situs mobile biasanya memiliki menu yang ringkas dengan sebuah ikon pada layar yang bisa diperluas ketika di taps. Pengguna kura suka dengan multiple tabs, atau scroll yang terlalu panjang untuk melihat semua konten. Pertahankan agar menu tetap pendek dan ringkas untuk perangkat mobile.

5. Seberapa mudah untuk kembali ke menu utama?

Ketika seorang pengguna telah menjelajahi seluruh halaman produk atau blog, seberapa mudah mereka untuk menemukan jalan untuk kembali ke menu utama? Dalam penelitian yang dilakukan oleh Google, peserta berharap dapat kembali ke halaman utama website dengan mengklik logo pada website dan akan menjadi frustasi ketika hal itu tidak berfungsi. Bisa saja pengguna membuka menu, dan kemudian menekan tombol Home, tapi mengapa tidak membuatnya lebih mudah bagi pengguna? Mengapa menggunakan dua taps bukan satu? Menghubungkan logo ke halaman utama adalah cara terbaik untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

6. Seberapa mudah melakukan pencarian pada website?

Buatlah mudah bagi pengguna mobile untuk menemukan apa yang mereka cari dengan cepat. Terapkan fitur ‘smart-search’ seperti auto-correction dan auto-complete. Tambahkan juga filter khusus, terutama untuk situs ecommerce yang dapat membantu pengguna menemukan produk yang relevan dengan lebih cepat.

7. Apakah forms cocok untuk virtual keyboards?

Buatlah forms/formulis sesederhana mungkin untuk perangkat mobile. Sediakan fitur default fields dan auto-complete untuk memudahkan pengguna mengisi formulir online. Untuk penggunaan setiap jenis fields, gunakan metode input yang sesuai. Misalnya, sistem penanggalan menggunakan pop up kalender di mana pengguna dapat memilih tanggal dengan mudah, daripada harus mengetikan secara manual format tanggal DD/MM/YYYY.

8. Apakah semua konten dapat dimainkan pada perangkat mobile?

Untuk jenis konten tertentu, terutama video, mungkin tidak dapat dimainkan di semua perangkat mobile. Misalnya, Flash tidak bekerja pada beberapa perangkat mobile. Ini juga berlaku untuk format video yang tidak didukung. Jika konten tidak bisa dimainkan, itu akan membuat frustasi pengguna mobile. Ada baiknya menggunakan tag HTML5 untuk semua konten audio dan video.

Itulah beberapa tips bagaimana membangun web yang mobile friendly.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *