Tag Archives: Sosial Media

5 Tips Memahami Metrik Di Sosial Media

Social media communication

Memahami tentang metrik di sosial media adalah hal penting yang perlu dilakukan. Metrik dibagi menjadi empat kategori yaitu metrik konsumtif, metrik berbagi, metrik lead, dan metrik penjualan. Metrik konsumtif menunjukkan berapa banyak waktu untuk melihat, mengunduh, atau mendengarkan konten Anda. Metrik berbagi menunjukkan berapa kali tweet, email, atau postingan konten Anda. Metrik lead menunjukkan seberapa sering konten Anda menghasilkan lead. Terakhir, metrik penjualan menunjukkan seberapa sering Anda mencetak uang dari konten. Metrik dapat dipengaruhi oleh beberapa hal. Berikut tips-tips yang dapat membantu Anda memahami tentang metrik di sosial media.

  1. Kualitas Konten

Selain memeriksa apakah konten Anda mendapatkan banyak retweet dan meningkatkan jumlah pengunjung, Anda juga harus memeriksa gambaran keseluruhan. Untuk website atau blog, lihatlah tentang tampilan halaman yang unik, waktu saat mengunjungi halaman, dan total pengunjung halaman. Jika tampilan halaman unik maka jangkauan Anda terus bertumbuh, jika waktu saat mengunjungi halaman lama berarti konten Anda cukup menarik, dan jika total pengunjung halaman lebih besar berarti orang-orang senang dan sering mengunjungi situs Anda.

  1. Memahami Traffic

Gunakan Google Analytics untuk melihat seberapa banyak traffic Anda yang berasal dari Twitter, Facebook, Instagram, atau saluran sosial media lainnya. Untuk membuat metrik ini bekerja dalam bisnis Anda, tetapkan tujuan dimana angka-angka traffic ini lebih berkembang di masa depan.

  1. Jumlah Interaksi

Selain melihat tingkat keterlibatan yang dipengaruhi dari iklan berbayar seperti di Facebook, pemasar juga perlu melihat tentang total tingkat interaksi. Anda dapat menghubungkan informasi ini dengan kunjungan situs untuk melihat bagaimama interaksi bisnis Anda dengan mereka.

  1. Tingkat Konversi

Gunakan Google Analytics untuk mengetahui tentang tingkat konversi. Anda dapat melihat dari mana lead Anda berasal dari masing-masing akun sosial media. Selanjutnya, Anda dapat melihat tingkat konversi berdasarkan lead tersebut. Anda juga dapat menggunakan ini untuk kampanye email dan newsletter.

  1. Share of Voice

Share of voice merupakan salah satu pengukuran paling umum yang digunakan untuk mengukur kinerja di sosial media. SocialMention adalah perangkat gratis yang dapat digunakan untuk melakukannya. Cara mengukur share of voice yaitu dengan membagi jumlah percakapan atau mention mengenai bisnis Anda dengan jumlah total percakapan bisnis di pasar Anda. Anda juga dapat membagi percakapan ini dari beberapa sosial media untuk melihat mana yang perlu Anda perbaiki.

Perlu diingat bahwa beberapa metrik seperti tampilan halaman dan download adalah metrik yang rumit. Mereka membuat Anda merasa lebih baik tentang pekerjaan yang Anda lakukan, tetapi tidak dapat membantu Anda membuat keputusan. Berhati-hati dalam memahami metrik di sosial media adalah cara terbaik untuk berbisnis secara online. Gunakan alat-alat yang dapat membantu Anda memahaminya dan kembangkan bisnis Anda.

5 Hal Yang Tidak Benar Tentang Pemasaran Di Sosial Media

Pemasaran-Bisnis-Via-Media-Sosial

Seiring berkembangnya teknologi, sosial media juga semakin berubah, berkembang, dan mengambil peran baru dalam kehidupan manusia. Hal ini berarti juga mengubah cara kita dalam menjalankan pemasaran bisnis. Sayangnya, ada beberapa kesalahpahaman yang terjadi dalam pemasaran di sosial media dan terkadang tidak kita sadari. Berikut adalah 5 hal yang tidak benar tentang pemasaran di sosial media.

  1. Anda Perlu Banyak Followers Untuk Menjadi Sukses Di Sosial Media

Memiliki banyak followers memang menjadi hal yang cukup bagus. Sebagai pemasar, hal tersebut sangat menggoda untuk mengukur strategi di sosial media melalui followers. Namun, perlu diingat bahwa hanya karena seseorang menjadi followers bisnis Anda, bukan berarti mereka membaca segala sesuatu yang Anda posting. Memiliki followers adalah metrik yang baik, tetapi metrik yang lebih baik adalah keterlibatannya. Sebuah keterlibatan dapat mengatakan lebih banyak tentang seberapa baik usaha pemasaran Anda di sosial media. Pelajaran yang bisa diambil dalam hal ini adalah pastikan audiens Anda benar-benar terlibat dengan aktivitas Anda di sosial media. Beri perhatian lebih untuk keterlibatan yang terjadi seperti likes, shares, retweets, maupun komentar.

  1. Anda Harus Menjaga Semuanya Tetap Online

Jika Anda tidak pernah memiliki waktu untuk bertemu langsung dengan orang-orang yang secara aktif terlibat dengan bisnis Anda, maka Anda seperti robot. Anda tidak harus menjaga segala aktivitas secara online. Perlu untuk menunjukkan sikap kemanusiaan Anda pada bisnis. Dengan begitu, pelanggan akan lebih mungkin untuk terhubung dan menaruh kepercayaan lebih pada bisnis Anda. Selain itu, mereka juga lebih mungkin untuk mengaitkan bisnis Anda dengan orang-orang terdekatnya. Jangan hanya sibuk menjalankan bisnis secara online. Bergeraklah seimbang sehingga pelanggan dapat menemukan bisnis Anda dimanapun.

  1. Anda Harus Aktif Pada Setiap Platform Sosial Media

Anda tidak perlu mendaftarkan diri untuk setiap platform sosial media. Hal ini bahkan bisa merugikan bisnis Anda. Sebaiknya gunakan waktu Anda untuk fokus pada platform yang memberikan hasil terbaik.  Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.

  • Target Demografis: Sesuaikan pemasaran Anda dengan perilaku online dari para pelanggan. Jangan menggunakan sosial media yang tidak sering digunakan oleh target demografis Anda karena itu akan sia-sia. Misalnya, jangan menggunakan video Snapchat jika sebagian besar target pelanggan Anda menghabiskan waktu di Facebook.
  • Fungsi: Pilihlah platform terbaik yang sesuai dengan produk atau jasa Anda karena setiap platform memiliki fungsi khusus. Misalnya, Twitter adalah platform yang bagus untuk diskusi, sedangkan Instagram lebih cocok untuk menampilkan visual produk.
  • Metrik Tertentu: Tentukan metrik yang menjadi tujuan bisnis Anda. mungkin mengarahkan traffic ke situs atau meningkatkan konversi. Pertimbangkan platform mana yang akan membantu Anda mencapai tujuan tersebut.
  1. Sudah Terlambat Untuk Belajar Di Sosial Media

Banyak bisnis yang tidak mencoba pemasaran di sosial media karena mereka merasa bahwa itu lebih ditujukan untuk generasi muda dan sudah terlambat untuk mempelajarinya. Padahal ada banyak dukungan yang tersedia secara online jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang fungsi, alat analisis, atau bahkan konsep pemasaran di sosial media. Anda bisa mengikuti webinar di sosial media, membaca blog-blog, atau mengikuti pelatihan sosial media dengan set courseware dan evaluasi rutin.

  1. Sosial Media Semakin Jauh Dengan Strategi Pemasaran Anda

Strategi sosial media akan memberkan hasil terbaik jika mereka memiliki beberapa faktor seperti konten menarik, advokasi bisnis, dan SEO. Sekalipun Anda telah meneliti secara mendalam tentang target demografis dan telah mengatur waktu terbaik untuk posting, Anda masih perlu untuk mendorong keterlibatan. Untuk itu, jangan berpikir bahwa sosial media semakin menjauhkan Anda dari strategi pemasaran. Segala hal memerlukan proses panjang sebelum menunjukkan hasil nyata.