Bingung Membuat Strategi Online Marketing? Pahami 5 Tips Ini

online-marketing

Kita mungkin pernah mendengar istilah “Produk ini bisa menjual dirinya sendiri” dengan mudah. Tapi faktanya, tidak peduli seberapa fungsional dan user-friendly suatu produk, kita tetap membutuhkan teknik pemasaran yang cerdas untuk bisa menarik banyak pelanggan. Di pasar yang kompetitif saat ini, desain memainkan peran penting dalam kampanye online marketing yang sukses, mulai dari kemasan produk hingga membuat iklan untuk penjualan online. Berikut adalah 5 tips bagaimana membuat strategi online marketing yang baik dan desain yang efektif untuk meningkatkan penjualan.

1. Pahami target pasar

Jika kita telah memiliki produk yang benar-benar kita percaya, dan telah menginvestasikan baik modal maupun usaha dalam mengembangkannya, tugas kita sekarang adalah memutuskan cara terbaik untuk membangkitkan minat konsumen. Dari minat inilah akan menghasilkan penjualan. Di antara hal pertama yang akan ingin kita lakukan adalah untuk mengembangkan gambaran yang jelas dari konsumen ideal, yaitu seseorang yang kemungkinan besar membutuhkan dan membeli barang yang kita jual.

Pikirkan tentang seluruh orang, termasuk demografis (wilayah, umur, pendidikan, pendapatan, penggunaan Internet), kebutuhan mereka, kebiasaan pembelian mereka, dan motivasi mereka. Setelah memiliki basis konsumen ideal yang jelas, baru kita bisa memulai mempertimbangkan mulai dari perspektif desain, jenis pendekatan, gambar, dan bahasa. Misalnya, sasaran konsumen kita adalah seorang profesional yang sibuk, usia 30-50 tahun, yang mencari bagaimana menciptakan suasana kantor yang sederhana.

2. Kembangkan rencana pemasaran melalui media sosial dan marketing channels

Sebelum ada internet, hanya ada beberapa cara untuk menyampaikan pesan kita ke semua orang seperti melalui cetak, direct mail, radio, televisi, cold calling, dan penjualan door-to-door. Untungnya, semenjak hadirnya internet, email, media sosial, dan munculnya smartphone, semakin memberikan kita banyak pilihan. Pastikan kita memiliki beberapa akun media sosial yang paling populer saat ini dan yang (mungkin) banyak digunakan oleh konsumen dari semua channel yang tersedia. Dengan mengetahui kebiasaan membeli pelanggan ideal, akan membantu kita dalam memilih marketing channels yang tepat.

3. Buat sebuah narasi yang menarik

Tidak ada yang bisa lebih menjual selain cerita yang menarik. Jadi, dalam kampanye pemasaran buatlah sebuah kisah yang menceritakan tentang produk kita sebagai aset produk terbesar. Dengan narasi, kita bisa mengontrol apa yang dilihat dan dirasakan oleh konsumen. Jadi, dari perspektif desain ini berarti menciptakan sebuah cerita akan menghasilkan ketertarikan, terhubung secara emosional dengan konsumen, dan mendorong konsumen untuk membicarakan, mencari tahu, dan akhirnya membeli produk kita. Ingat, bahwa setiap bagian dari kampanye (palet warna, ilustrasi, foto, animasi, musik, dan bahasa) harus memperkuat pesan yang ingin kita sampaikan.

4. Ukur jangkauan (analytics)

Menjalankan beberapa analisis dasar akan memberitahu kita bagaimana menjangkau konsumen yang ideal, selain itu juga bisa menjadi indikator ketika sebuah kampanye mungkin membutuhkan tweaking. Itu bukan hal yang buruk, dengan memfokuskan kembali kampanye untuk menargetkan audiens yang lebih baik bisa menghemat banyak waktu. Google Analytics menyediakan kode pelacakan online pada setiap elemen dari online marketing, sehingga kita bisa tahu mana saja iklan dan penawaran yang menghasilkan minat paling tinggi.

5. Ukur hasil (tracking)

Kita harus tahu tidak hanya siapa saja yang ingin kita jangkau, tetapi juga bagian dari kampanye pemasaran yang mendapatkan hasil terbaik. Untungnya, ada banyak cara yang efektif untuk melacak minat pelanggan. Misalnya, nomor telepon tertentu yang hanya muncul pada iklan bisa menjadi salah satu cara untuk menghasilkan trackable leads. Tombol klik call-to-action yang disematkan pada iklan online atau bahkan email, keduanya bisa menghubungkan kita dengan pelanggan dan memberitahu kita bagaimana pelanggan memahami produk kita. Kode QR adalah cara lain untuk melacak iklan tertentu dan mengukur seberapa bagus mereka menghasilkan minat. Pelanggan merespon dengan kode dan kita bisa langsung tahu di mana mereka melihat iklan kita. Penempatan metrik pelacakaan ini merupakan pertimbangan yang sangat penting, terutama jika kita menargetkan pertumbuhan yang tinggi dari pengguna smartphone yang melakukan pembelian dari ponsel mereka.

Ingat, marketing/pemasaran adalah proses dua arah antara pembeli dan penjual. 5 tips diatas mungkin bisa membantu untuk menyusun strategi online marketing yang baik untuk bisnis Anda.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *