Monthly Archives: March 2017

5 Tips Memahami Metrik Di Sosial Media

Social media communication

Memahami tentang metrik di sosial media adalah hal penting yang perlu dilakukan. Metrik dibagi menjadi empat kategori yaitu metrik konsumtif, metrik berbagi, metrik lead, dan metrik penjualan. Metrik konsumtif menunjukkan berapa banyak waktu untuk melihat, mengunduh, atau mendengarkan konten Anda. Metrik berbagi menunjukkan berapa kali tweet, email, atau postingan konten Anda. Metrik lead menunjukkan seberapa sering konten Anda menghasilkan lead. Terakhir, metrik penjualan menunjukkan seberapa sering Anda mencetak uang dari konten. Metrik dapat dipengaruhi oleh beberapa hal. Berikut tips-tips yang dapat membantu Anda memahami tentang metrik di sosial media.

  1. Kualitas Konten

Selain memeriksa apakah konten Anda mendapatkan banyak retweet dan meningkatkan jumlah pengunjung, Anda juga harus memeriksa gambaran keseluruhan. Untuk website atau blog, lihatlah tentang tampilan halaman yang unik, waktu saat mengunjungi halaman, dan total pengunjung halaman. Jika tampilan halaman unik maka jangkauan Anda terus bertumbuh, jika waktu saat mengunjungi halaman lama berarti konten Anda cukup menarik, dan jika total pengunjung halaman lebih besar berarti orang-orang senang dan sering mengunjungi situs Anda.

  1. Memahami Traffic

Gunakan Google Analytics untuk melihat seberapa banyak traffic Anda yang berasal dari Twitter, Facebook, Instagram, atau saluran sosial media lainnya. Untuk membuat metrik ini bekerja dalam bisnis Anda, tetapkan tujuan dimana angka-angka traffic ini lebih berkembang di masa depan.

  1. Jumlah Interaksi

Selain melihat tingkat keterlibatan yang dipengaruhi dari iklan berbayar seperti di Facebook, pemasar juga perlu melihat tentang total tingkat interaksi. Anda dapat menghubungkan informasi ini dengan kunjungan situs untuk melihat bagaimama interaksi bisnis Anda dengan mereka.

  1. Tingkat Konversi

Gunakan Google Analytics untuk mengetahui tentang tingkat konversi. Anda dapat melihat dari mana lead Anda berasal dari masing-masing akun sosial media. Selanjutnya, Anda dapat melihat tingkat konversi berdasarkan lead tersebut. Anda juga dapat menggunakan ini untuk kampanye email dan newsletter.

  1. Share of Voice

Share of voice merupakan salah satu pengukuran paling umum yang digunakan untuk mengukur kinerja di sosial media. SocialMention adalah perangkat gratis yang dapat digunakan untuk melakukannya. Cara mengukur share of voice yaitu dengan membagi jumlah percakapan atau mention mengenai bisnis Anda dengan jumlah total percakapan bisnis di pasar Anda. Anda juga dapat membagi percakapan ini dari beberapa sosial media untuk melihat mana yang perlu Anda perbaiki.

Perlu diingat bahwa beberapa metrik seperti tampilan halaman dan download adalah metrik yang rumit. Mereka membuat Anda merasa lebih baik tentang pekerjaan yang Anda lakukan, tetapi tidak dapat membantu Anda membuat keputusan. Berhati-hati dalam memahami metrik di sosial media adalah cara terbaik untuk berbisnis secara online. Gunakan alat-alat yang dapat membantu Anda memahaminya dan kembangkan bisnis Anda.

5 Hal Yang Tidak Benar Tentang Pemasaran Di Sosial Media

Pemasaran-Bisnis-Via-Media-Sosial

Seiring berkembangnya teknologi, sosial media juga semakin berubah, berkembang, dan mengambil peran baru dalam kehidupan manusia. Hal ini berarti juga mengubah cara kita dalam menjalankan pemasaran bisnis. Sayangnya, ada beberapa kesalahpahaman yang terjadi dalam pemasaran di sosial media dan terkadang tidak kita sadari. Berikut adalah 5 hal yang tidak benar tentang pemasaran di sosial media.

  1. Anda Perlu Banyak Followers Untuk Menjadi Sukses Di Sosial Media

Memiliki banyak followers memang menjadi hal yang cukup bagus. Sebagai pemasar, hal tersebut sangat menggoda untuk mengukur strategi di sosial media melalui followers. Namun, perlu diingat bahwa hanya karena seseorang menjadi followers bisnis Anda, bukan berarti mereka membaca segala sesuatu yang Anda posting. Memiliki followers adalah metrik yang baik, tetapi metrik yang lebih baik adalah keterlibatannya. Sebuah keterlibatan dapat mengatakan lebih banyak tentang seberapa baik usaha pemasaran Anda di sosial media. Pelajaran yang bisa diambil dalam hal ini adalah pastikan audiens Anda benar-benar terlibat dengan aktivitas Anda di sosial media. Beri perhatian lebih untuk keterlibatan yang terjadi seperti likes, shares, retweets, maupun komentar.

  1. Anda Harus Menjaga Semuanya Tetap Online

Jika Anda tidak pernah memiliki waktu untuk bertemu langsung dengan orang-orang yang secara aktif terlibat dengan bisnis Anda, maka Anda seperti robot. Anda tidak harus menjaga segala aktivitas secara online. Perlu untuk menunjukkan sikap kemanusiaan Anda pada bisnis. Dengan begitu, pelanggan akan lebih mungkin untuk terhubung dan menaruh kepercayaan lebih pada bisnis Anda. Selain itu, mereka juga lebih mungkin untuk mengaitkan bisnis Anda dengan orang-orang terdekatnya. Jangan hanya sibuk menjalankan bisnis secara online. Bergeraklah seimbang sehingga pelanggan dapat menemukan bisnis Anda dimanapun.

  1. Anda Harus Aktif Pada Setiap Platform Sosial Media

Anda tidak perlu mendaftarkan diri untuk setiap platform sosial media. Hal ini bahkan bisa merugikan bisnis Anda. Sebaiknya gunakan waktu Anda untuk fokus pada platform yang memberikan hasil terbaik.  Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.

  • Target Demografis: Sesuaikan pemasaran Anda dengan perilaku online dari para pelanggan. Jangan menggunakan sosial media yang tidak sering digunakan oleh target demografis Anda karena itu akan sia-sia. Misalnya, jangan menggunakan video Snapchat jika sebagian besar target pelanggan Anda menghabiskan waktu di Facebook.
  • Fungsi: Pilihlah platform terbaik yang sesuai dengan produk atau jasa Anda karena setiap platform memiliki fungsi khusus. Misalnya, Twitter adalah platform yang bagus untuk diskusi, sedangkan Instagram lebih cocok untuk menampilkan visual produk.
  • Metrik Tertentu: Tentukan metrik yang menjadi tujuan bisnis Anda. mungkin mengarahkan traffic ke situs atau meningkatkan konversi. Pertimbangkan platform mana yang akan membantu Anda mencapai tujuan tersebut.
  1. Sudah Terlambat Untuk Belajar Di Sosial Media

Banyak bisnis yang tidak mencoba pemasaran di sosial media karena mereka merasa bahwa itu lebih ditujukan untuk generasi muda dan sudah terlambat untuk mempelajarinya. Padahal ada banyak dukungan yang tersedia secara online jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang fungsi, alat analisis, atau bahkan konsep pemasaran di sosial media. Anda bisa mengikuti webinar di sosial media, membaca blog-blog, atau mengikuti pelatihan sosial media dengan set courseware dan evaluasi rutin.

  1. Sosial Media Semakin Jauh Dengan Strategi Pemasaran Anda

Strategi sosial media akan memberkan hasil terbaik jika mereka memiliki beberapa faktor seperti konten menarik, advokasi bisnis, dan SEO. Sekalipun Anda telah meneliti secara mendalam tentang target demografis dan telah mengatur waktu terbaik untuk posting, Anda masih perlu untuk mendorong keterlibatan. Untuk itu, jangan berpikir bahwa sosial media semakin menjauhkan Anda dari strategi pemasaran. Segala hal memerlukan proses panjang sebelum menunjukkan hasil nyata.

 

7 Tips Untuk Menjaga Page LinkedIn Anda Tetap Menarik

Linkendin

Sebagai situs jejaring profesional terbesar di dunia, LinkedIn tidak melambat. Lebih dari dua anggota baru bergabung dengan LinkedIn setiap detiknya. Banyaknya orang-orang yang bergabung di LinkedIn membuat Anda perlu untuk tetap aktif di dalamnya. Untuk menjaga keberadaan diri Anda di LinkedIn, berikut adalah tujuh cara mudah untuk memastikan profil Anda tetap optimal.

  1. Perbarui Foto Profil Anda

Foto profil adalah kesan pertama yang akan dilihat oleh seluruh pengguna di LinkedIn. Jadi pastikan bahwa profil Anda memiliki pesan yang tepat. Saran kami adalah untuk memperbarui profil Anda dengan headshot yang berkualitas tinggi. Jangan memasang foto profil dengan gambar webcam seperti pada tahun 2007an. Tidak akan ada yang ingin melakukan bisnis dengan Anda jika foto yang dipasang buram atau tidak berkualitas tinggi.

  1. Perbarui Gambar Latar Belakang Anda

Sekarang Anda dapat menambahkan gambar latar belakang ke profil LinkedIn. Dengan begitu, Anda memiliki kesempatan lain untuk lebih meningkatkan dan mempersonalisasikan kehadiran online. Gambar latar belakang dapat mencerminkan bagian dari kehidupan profesional Anda. Misalnya Anda bisa merilis gambar produk terbaru dari industri tempat Anda bekerja atau sesuatu yang Anda pedulikan. Ini semua akan membangun profil tentang siapa Anda di tempat kerja.

  1. Mengubah Judul

Headline LinkedIn adalah kesan pertama yang terlihat. Bagian ini akan terlihat pertama kali saat orang-orang melakukan pencarian dalam database pengguna LinkedIn. Cara ampuh untuk menarik perhatian dari headline adalah dengan mengubah judul. Buatlah judul yang mengesankan dan menjelaskan tentang kinerja Anda. Tunjukkan bagaimana Anda dapat memecahkan permasalahan di tempat kerja. Contoh judul yang buruk adalah “Sales Eksekutif di Perusahaan Sepatu”. Contoh judul yang baik adalah “Membantu Orang-Orang Menjaga Kaki Terbaik Mereka  Dan Menghubungkan Mereka Dengan Sepatu Terbaik”.

  1. Tinjau Kembali Ringkasan Anda

Ringkasan (Summary) adalah tempat yang baik untuk menunjukkan beberapa cerita. Ini kesempatan baik untuk berbicara tentang prestasi Anda yang sesuai dengan kenyataan. Buatlah semenarik mungkin. Bicarakan tentang apa yang telah Anda capai dan bagaimana Anda melihat diri sendiri di masa depan. Ini adalah kesempatan untuk menggambarkan semangat dan prospek karir hidup Anda dengan kata-kata sendiri. Luangkan waktu untuk menyalurkan kreativitas dan memberitahu orang-orang tentang cerita Anda.

  1. Personalisasi URL Anda

Ketika Anda mendaftar untuk LinkedIn, URL default yang Anda dapatkan bukanlah hal terbaik. Melalui link URL yang unik, akan lebih mudah untuk mempromosikan akun LinkedIn Anda dalam resume, portofolio, dan signature email. Anda dapat memperbarui URL beberapa kali, sehingga Anda dapat bebas menambahkan kata kunci yang terkait dengan posisi atau industri Anda.

  1. Tambahkan Media Yang Kaya, Termasuk Proyek-Proyek Yang Telah Dikerjakan

Media seperti video, audio, dan konten yang bisa diklik dapat membuat page LinkedIn Anda lebih menarik. Periksa portofolio Anda, apakah Anda pernah membuat sebuah situs web, meluncurkan produk, atau menjalankan pemasaran yang unik. Dan sekarang ini, video menjadi media yang lebih dan lebih produktif lagi. Langkah ini dapat menghadirkan contoh-contoh nyata dari pekerjaan Anda.

  1. Lihat Kegiatan Atau Postingan Konten Anda

Seperti platform sosial media lainnya, pastikan untuk terlibat dengan jaringan Anda. Misalnya dengan likes sebuah postingan, berbagi artikel, meninggalkan komentar, atau membuat konten Anda sendiri. Pikirkan tentang topik yang Anda tulis, apakah membawa nilai berharga untuk para pembaca. Anda bisa berbicara tentang tren industri atau budaya perusahaan. Hal ini akan menunjukkan pengetahuan di bidang Anda dan menjadi cara terbaik bagi orang-orang untuk mengenal Anda.

5 Cara Untuk Merencanakan Kembali Blog Konten Anda

1

Rencanakan kembali konten blog Anda merupakan cara keren untuk menghasilkan lebih banyak buzz dan mendatangkan lebih banyak traffic ke situs web Anda.

Ketika hadir mencoba memberikan pesan terhadap audiens Anda, cara terbaik adalah melalui blogging. Saat datang untuk mencoba untuk mendapatkan pesan Anda keluar untuk audiens Anda, tidak ada cara yang lebih baik dari blogging. Memiliki sebuah blog di website bisnis Anda bisa meningkatkan jumlah otoritas dalam industri Anda. Sementara pada saat yang sama juga membantu Anda menangkap kata kunci banyak dan menghasilkan lebih banyak traffic dari pencarian Anda.

Continue reading

10 Tips Bisnis Membuat Tahun 2017 adalah Tahun yang Bersinar Bagi Anda

2.-Internet-Adalah-Gudang-Ide-Bisnis-Modal-Kecil-1

Ingin sukses tahun ini? Berikut adalah 10 cara bisnis Anda bisa berkembang.

Tahun baru telah tiba dan bersamaan dengan itu datanglah rasa ketidakpastian dan tantangan. Apakah artinya bagi Anda? Kita tentu semuanya bertujuan untuk meningkatkan; meningkatkan profitabilitas dan menjadi lebih sukses. Jadi, sekarang adalah waktunya untuk menempatkan rencana Anda ke dalam sebuah kepastian

Continue reading